PEMBUATAN DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK PADAT (POP) DARI LIMBAH TERNAK SAPI PADA TANAMAN JAGUNG(ZEA MAYS L)
PEMBUATAN DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK PADAT (POP) DARI LIMBAH TERNAK SAPI PADA TANAMAN JAGUNG(ZEA MAYS L)
Oleh : Didik
kurniawan
Pendahuluan
Pemupukan merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi ketersediaan unsur hara pada tanaman
(Lingga dan Masono, 2023). Budidaya Jagung di Desa Rejing telah lama dilakukan secara tumpang sari dengan tanaman
Ketela pohon dan menunjukkan
hasil yang tidak maksimal karena mayoritas menggunakan pupuk kimia (an- organik). Penggunaan pupuk kimia secara
berlebih berdampak pada kerusakan tanah, tanaman dan penurunan produksi
dalam waktu singkat.
Dampak
penggunaan pupuk kimia selain kerusakan
tanah juga menghambat pertumbuhan tanaman. Kondisi ini dapat diminimalisir dengan penggunaan bahan
organik salah satunya
adalah penggunaan pupuk organik cair. Pupuk Organik Padat (POP) bermanfaat untuk
mempercepat pertumbuhan tanaman, membantu mempercepat pembuahan dan
meningkatkan hasil panen
secara kualitas dan kuantitas. POP kaya akan bahan organik
makro dan mikro dan
memiliki keunggulan mudah diserap oleh tanaman dan bau
tidak menyengat. Cara efektif pengaplikasian
yaitu dengan di taburkan langsung ke tanaman atau di taburkan pada saat pengolahan lahan.
POP memiliki beberapa keunggulan antara
lain : 1.Menyediakan unsur unsur kimia dalam
tanah,makro maupun mikro. 2.Daya serap tanaman terhadap unsur hara juga
meningkat karena POP mampu menjaga
kelembaban tanah sehingga pelarutan
unsur hara dapat berjalan baik.
3.Pertumbuhan akar sempurna karena pemberian pupuk organic akan meningkatkan kegemburan tanah sehingga perakaran
tanaman akan mudah menembus struktur tanah yang remah. 4.Pupuk organic
padat menyediakan material organic
sebagai sumber energi bagi aktivitas
mikroorganisme tanah.
Alat dan bahan yang digunakan dalampembuatan pupuk organic padat antara lain:
1.
Kotoran ternak sapi 500 kg
2. Serbug gergaji(kayu lunak) 20 kg
3.
Dedaunan secukupnya
4. Kapur dolomit 10 kg
5. Bioaktivator 0,5-1 liter
6.
Tetes tebu 0,5-1 liter
7.
Air secukupnya
8. Cangkul
9. Terpal
Langkah kerjanya adalah
:
1. Campurkan air,tetes
tebu dan bioaktivator untuk membuat larutan
starter dengan perbandingan10liter air,300 ml tetes
tebu dan 5 tutup botol bioaktivator dan diaduk
merata.
2. Selanjutnya Tumpuk kotoran sapi setebal 20 cm kemudian
siram dengan larutan
starter,berikan daun daunan kemudian disiram lagi dengan larutan starter,taburkan dolomit atau abu dapur dan serbuk
gergaji,ulangi proses pembuatan higga menjadi tumpukan
minimal 1 meter,kemudian tutup dengan terpal agar tidak terkena sinar matahari langsung dan hujan.setiap 1
minggu sekali bahan dibalik rata dan
jika bahan kering bisa ditambahkan
air untukmenjaga kelembaban bahan,setelah 4 minggu pupuk organic siap digunakan.ciri POP yang sudah jadi yaitu jika digenggam bahan tidak
hangat atau panas,volume bahan menyusut 50-60% dari
awal,POP berkualitas baik memiliki
ciri ciri :coklat kehitaman,berbau menyerupai tanah,partikel halus dan ph netral.

Komentar
Posting Komentar