PEMBUATAN DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) EMPON- EMPON PADA CABE RAWIT (Capsicum frutescens L)


                                   PEMBUATAN DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) 

                                   EMPON- EMPON PADA CABE RAWIT (Capsicum frutescens L )


Oleh : Slamet Setiawan_BPP Besuk


Pendahuluan

Pemupukan merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi ketersediaan unsur hara pada tanaman (Lingga dan Masono, 2023). Budidaya cabai di Desa Besuk Agung telah lama dilakukan secara tumpang sari dengan tanaman tembakau dan menunjukkan hasil yang tidak maksimal karena mayoritas menggunakan pupuk kimia (an-organik). Penggunaan pupuk kimia secara berlebih berdampak pada kerusakan tanah, tanaman dan penurunan produksi dalam waktu singkat.

Dampak penggunaan pupuk kimia selain kerusakan tanah juga menghambat pertumbuhan tanaman. Kondisi ini dapat diminimalisir dengan penggunaan bahan organik salah satunya adalah penggunaan pupuk organik cair. Pupuk Organik Cair (POC) empon-empon bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, membantu mempercepat pembuahan dan meningkatkan hasil panen secara kualitas dan kuantitas. POC kaya akan bahan organik makro dan mikro dan memiliki keunggulan mudah diserap oleh tanaman dan bau tidak menyengat. Cara efektif pengaplikasian yaitu dengan dicampur dengan air kemudian disemprotkan ke bawah dan stomata atau mulut daun.

POC empon-empon memiliki beberapa keunggulan antara lain meningkatkan produksi tanaman kualitas dan kuantitas dengan mengutamakan kelestarian lingkungan, memberikan semua jenis unsur hara tanah mikro dan makro, memacu pertumbuhan serta akarnya, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan, juga dapat mengurangi kerontokan baik bunga maupun buah (mengandung hormon ZPT Auksin, Giberelin dan Sitokinin) (Pardaso, 2014). Bahan dasar pembuatan POC mengacu pada potensi yang ada yaitu empon-empon (temu lawak, laos, serai).

Cara Membuat Pupuk Organik Cair (POC) Empon-Empon

Alat yang digunakan :

1.      Drum Plastik besar tertutup

2.      Jurigen 5 liter

3.      Saringan

4.      Kayu Pengaduk

5.      Pisau

Bahan yang digunakan :

1.      Air Kelapa       80 Liter

2.      Air Murni        20 Liter

3.      Tepung Beras 3 Kg

4.      Tetes/Gula       2 Liter/2 Kg

5.      Alkohol 70%   1 Liter

6.      Temulawak      4 Kg

7.      Laos                3 Kg

8.      Serai                2 Kg

9.      Kunyit             2 Kg

10.  MOL/EM4      2 Liter

Langkah kerjanya adalah :

1.      Bahan empon-empon yang sudah di potong-potong dimasukkan di dalam drum plastik;

2.      Selanjutnya tepung beras, air kelapa, air murni, tetes/gula pasir, alcohol dan MOL / EM-4 masukkan di dalam drum;

3.      Kemudian di aduk hingga merata;

4.      Menutup drum plastik dengan rapat dan difermentasikan selama 10-14 hari;

5.      Setiap hari dibuka dan diaduk;

6.      Untuk mengecek tingkat kematangan/POC sudah jadi bau adonan wanginya seperti tape;

7.      Memisahkan antara cairan dengan ampasnya 14 digunakan saringan kain, sedangkan ampasnya bisa dipakai sebagai pupuk organik padat;

 

Cara Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Empon-Empon

1.      Gunakan POC sebanyak 500 cc/ satu gelas aqua pertangki

2.      Pengaplikasiannya bisa untuk kocor atau di semprotkan keseluruh bagian tanaman




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKU ADMINISTRASI KELOMPOK TANI

Membuat Nitrobacter